“Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap” ( I Korintus 13:7-8)

 

Di dunia ini, banyak orang berlomba-lomba untuk mencapai sebuah kesuksesan. Segala macam cara mulai mereka gunakan dan menghalalkan banyak dosa untuk mencapai keinginannya. Di sinilah orang-orang mulai lupa dan meninggalkan prinsip kasih. Setiap manusia yang kehilangan kasih akan cenderung memiliki kepribadian yang egois dan mementingan diri sendiri.

Saat kegagalan menimpa, maka hanya ada keputus-asaan tanpa ada seorang pun yang peduli. Keserakahan, kekayaan, kehormatan dan keegoisan akan menjadi bumerang bagi orang yang telah menaburnya. Tanpa kasih, kita akan hidup seorang diri. Jiwa kita pun menjadi hampa dan kosong.

Di dalam kasih tidak ada kegagalan. Di dalam kasih tidak ada kesendirian. Kasih itu dapat mengubah segala sesuatu. Kasih dapat mengubah kutuk menjadi berkat. Kasih dapat mengubah duka menjadi suka. Kasih dapat mengubah air mata menjadi hidup yang penuh tawa.

Saat kita mengasihi orang lain tanpa syarat dan apa adanya, maka secara tidak langsung kita telah mengubah kehidupan orang lain menjadi lebih baik. Dan pada saat itu juga, Tuhan juga telah mengulurkan tangan-Nya untuk mengubah kehidupan kita dan memberkati kita. Jangan pernah berhenti untuk mengasihi orang lain bila kita tetap ingin mendapatkan kasih yang sempurna dari Tuhan.

Kasih merupakan senjata yang paling ampuh untuk menguasai keadaan. Tidak ada seorang pun yang mampu melukai perasaan kita. Saat luka-luka itu datang menyerang kita, maka luka-luka itu akan berubah menjadi berkat dan bahkan berbalik untuk memberkati orang yang melukai kita. Maka dari itu mulailah berlomba-lomba untuk mengasihi dan bersiaplah untuk mendapatkan berkat yang luar biasa dari Tuhan. (WP-04)

 

Doa: Tuhan Yesus, ajarkan kami untuk mengasihi orang lain apa adanya. Ampuni dosa keegoisan kami yang menghambat berkat-Mu mengalir dalam hidup kami. Amin.