“Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku; ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya” (Yesaya 55:11)

 

Seorang misionaris Jerman yang melayani di propinsi Shansi di daratan Cina, menceritakan tentang seseorang yang datang ke Balai Buku Misi, yang juga merupakan tempat tinggalnya, untuk membeli Alkitab. Orang tersebut tinggal begitu jauh di pedalaman dan belum pernah melihat orang asing ataupun mendengar seorang pengkotbah menyampaikan Injil. Namun, ia pernah menerima buku Injil Matius yang diberikan oleh seseorang kepadanya.

Pada waktu ia tiba di rumah sang misionaris itu, ternyata sang misionaris Jerman tersebut sedang bepergian. Orang itu pun menunggu sampai misionaris itu tiba di rumah dan selama itu ia dipersilahkan untuk tinggal sementara di rumah tersebut karena mengingat tempat tinggalnya yang sangat jauh dari tempat tinggal sang misionaris. Di tempat tersebut, ia membaca Perjanjian Baru sampai tiga kali dan pada waktu misionaris itu kembali, orang itu meminta untuk dibaptiskan. Suatu gambaran yang jelas bagaimana kuasa firman Tuhan bekerja pada seseorang!

Alkitab berkata: “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” (Roma 10:17). Setiap orang yang mendengar ataupun membaca Alkitab sesungguhnya sedang berhubungan dengan kuasa Allah.  Sehingga firman yang ia baca akan menggoncangkan segala sendi-sendi pikirannya yang salah dan membangun suatu sendi-sendi pikiran baru yang berasal dari sorga.

Bacalah Alkitab setiap hari dan upayakanlah agar firman Tuhan dapat didengar dan dibaca juga oleh orang lain yang membutuhkan keselamatan. Tidak perlu kata-kata lain yang indah-indah, firman Tuhan cukup karena mengandung kuasa sorgawi. Haleluya! Biarkan kuasa Firman Tuhan itu bekerja secara nyata dalam hidup kita. (IA-04)

 

Doa: Ya Bapa, kami rindu untuk selalu membaca dan merenungkan Firman-Mu supaya hidup kami dituntun kepada keselamatan yang kekal. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.